Jumat, 30 Maret 2012
Rabu, 14 Maret 2012
Efek Mozaik
LANGKAH 1
Buka corelDRAW, buat layar kerja baru dengan menekan [ctrl+N].
LANGKAH 2
Tampilkan panel object manger dengan mengklik [Tools] [Object Manager]. Pada layer1, importlah sebuah foto(neh foto saya). Klik [file] [Import]. Dalam boks dialog, cari dan klik foto yang tlah dipilih,lalu [Open]
.

LANGKAH 3
Jika foto sudah muncul, atur posisinya. Klik kanan layer 1, lalu pilih [Lock object]. Kini buat layer baru. Klik kanan pada kotrak object manager pilih [New layer]. Atau tekan tombol [New layer] pada bagian bvawah object manager
LANGKAH 4
Biar pembuatan outline mozaik lebih mudah. Ubah tampilan layar kerja dengan mengklik [view] [wireframe]. Untuk membuat outline, gunakan [Pen tool] pada toolbox.
LANGKAH 5
Buatlah outline bentuk dari bagian-bagian yang ada di foto dengan pen tool. Langkah ini seperti memecah foto jadi beberapa bagian bentuk, yah kayak mozaik sungguhan gitu.
Saat mermbuat bentuk, klik dobel pen tool pada titik terakhir untuk menghentikan proses membuat outline bentuk. Selesaikan hingga semua ruang tertutup
LANGKAH 6
Jika sudah, sekarang balik lagi ke tampilan awal. Klik [view] [enhanced]. Sekarang berilah warna pada setiap bentuk, lalu pilih warna pada palet warna pada palet warna . warnanya terserah tapi harus diperhatikan gelap terangnya bagian foto.

LANGKAH 7
Saat memberikan warna. Bandingkan pula gambar dengan foito aslinya. Untuk menampilkan gambarnya, klik simbol mata didepan layer 1, sehingga fotoi asli sementara hilang

LANGKAH 8
Begitu selesai, hilangkan saja fgoto aslinya, klik [Layer 1], lalu klik kanan pada kotak object manager [Delete layer]. Atau klik icon tong sampah pada sisi kana kotak object manager.

LANGKAH 9
Klik [edit] [select all] [object]. Hilangkan outline dari bentuk-bentuk yang sudah kita buat tadi dengan mengklik tombol [Outline Tool] [No Outline]. Tekan [Ctrl]+[G] untuk menyatukan semua bentuk. Jadi deh, tinggal simp[an dengan menekan [Ctrl]+[S].

En… hasilnya neh…..
Efek Mozaik
semoga bermanfaat bagi yang ingin Belajar Coreldraw.....
Buka corelDRAW, buat layar kerja baru dengan menekan [ctrl+N].
LANGKAH 2
Tampilkan panel object manger dengan mengklik [Tools] [Object Manager]. Pada layer1, importlah sebuah foto(neh foto saya). Klik [file] [Import]. Dalam boks dialog, cari dan klik foto yang tlah dipilih,lalu [Open]
.
LANGKAH 3
Jika foto sudah muncul, atur posisinya. Klik kanan layer 1, lalu pilih [Lock object]. Kini buat layer baru. Klik kanan pada kotrak object manager pilih [New layer]. Atau tekan tombol [New layer] pada bagian bvawah object manager
LANGKAH 4
Biar pembuatan outline mozaik lebih mudah. Ubah tampilan layar kerja dengan mengklik [view] [wireframe]. Untuk membuat outline, gunakan [Pen tool] pada toolbox.
LANGKAH 5
Buatlah outline bentuk dari bagian-bagian yang ada di foto dengan pen tool. Langkah ini seperti memecah foto jadi beberapa bagian bentuk, yah kayak mozaik sungguhan gitu.
Saat mermbuat bentuk, klik dobel pen tool pada titik terakhir untuk menghentikan proses membuat outline bentuk. Selesaikan hingga semua ruang tertutup
LANGKAH 6
Jika sudah, sekarang balik lagi ke tampilan awal. Klik [view] [enhanced]. Sekarang berilah warna pada setiap bentuk, lalu pilih warna pada palet warna pada palet warna . warnanya terserah tapi harus diperhatikan gelap terangnya bagian foto.
LANGKAH 7
Saat memberikan warna. Bandingkan pula gambar dengan foito aslinya. Untuk menampilkan gambarnya, klik simbol mata didepan layer 1, sehingga fotoi asli sementara hilang
LANGKAH 8
Begitu selesai, hilangkan saja fgoto aslinya, klik [Layer 1], lalu klik kanan pada kotak object manager [Delete layer]. Atau klik icon tong sampah pada sisi kana kotak object manager.
LANGKAH 9
Klik [edit] [select all] [object]. Hilangkan outline dari bentuk-bentuk yang sudah kita buat tadi dengan mengklik tombol [Outline Tool] [No Outline]. Tekan [Ctrl]+[G] untuk menyatukan semua bentuk. Jadi deh, tinggal simp[an dengan menekan [Ctrl]+[S].
En… hasilnya neh…..
Efek Mozaik
semoga bermanfaat bagi yang ingin Belajar Coreldraw.....
Membuat Kalender
Langkah - langkahnya:
1. Buka Program Coreldraw
disini saya (penulis) menggunakan coreldraw X3 tapi tutorial ini bisa diaplikasikan di coreldraw versi lainnya seperti X4 dan X5
2. Klik di menu utama klik Tools >> Visual Basic >> Play,
Lalu Pilih Calender Wizard , wizard.CreateCalendar >> Run
2. Pilih dan tentukan tahun, misal th 2012
centang bulan yang diinginkan , bisa dicentang semua (januari - desember)
Language: untuk menentukan bahasa yang dipakai (secara default English) bahasa International
Week Start On: tanggal dimulai dari Minggu atau senin (tentukan sendiri sesuai keinginan)
Klik Holyday: untuk menentukan hari libur tambahan , misal 1 januari 2012 (liburan tahun baru)
setelah selesai klik Add/Modify lalu setelah itu klik Close
Kembali di area setting Tanggalan
Tombol >> Expand untuk mempreview (memperbesar tampilan) , sedangkan tombol >> Collapse untuk meminimize
Setting Page Layout Kalender:
*Tab Page Layout
Hilangkan Centang pada Create Calender in Current Document agar bisa mengatur Margin bahkan Page Size (Panjang dan Lebar Kalender) tapi jika dirasa tidak perlu boleh tidak diutak atik (skip)
*Tab Large : Header
Large: Header , berfungsi untuk menentukan Header dan Title tanggalan
Anda bisa mengutak atik dan melihat perubahannya,
Title : berpengaruh pada Bulan
Header : berpengaruh pada hari (senin - sabtu)
Tab Large : Body
Untuk mengatur posisi tanggalan, mau mode vertikal maupun horisontal ada disini
Silahkan diutak atik sendiri dan lihat perubahan di mode Expand biar lebih jelas.
3. Setelah selesai mensetting semua dan dirasa sudah cukup dan lengkap atau telah siap, tekan Generate...
dan Close untuk keluar dari area Setting Kalender
dan Sim Salabim, seperti main sulap akan muncul 12 page (halaman tanggalan) bikinan kita...
Tanggalan ala ilmugrafis sudah jadi... tinggal tambahkan gambar yang menarik dan siap dicetak / diprint
Untuk koleksi Bording dan Ornament yang Lengkap sebagai hiasan di kalender bisa coba kesini Typograpy
Senin, 12 Maret 2012
Efek Dance Ray
Well, kembali ke Photoshop! Di Tutorial Photoshop ini, saya ingin sedikit berbagi kepada pembaca mengenai trik dasar membuat “Lighting Effect” pada sebuah foto. Okey, Untuk lebih lengkapnya akan saya jelaskan step by step sebagai berikut:
1. Tahap pertama adalah pemilihan sebuah foto yang akan kamu gunakan. Gunakan saja foto kamu sendiri atau boleh juga dengan menggunakan foto “Dance” di bawah ini. Kalau gitu, save dulu deh fotonya...

2. Kemudian buka foto yang tadi kamu save kedalam Photoshop melalui perintah Menu File > Open. Setelah fotonya berada dalam Photoshop, klik-ganda layer background untuk mengubah layer background menjadi layer biasa. Kamu juga dapat mengganti nama layernya misalnya saja layer “Dance”

3. Sekarang kamu hapus background dari foto tersebut. Kamu dapat melakukannya dengan memilih Eraser Tool (E) pada toolbox dan menyapukannya ke area background foto.

4. Buatlah layer baru dengan mengklik icon Create a new layer dan posisikan layer baru tersebut di bawah layer “Dance”. Beri nama layer tersebut “Black Background”.

perpaduan tombol Shift+F5 pada keyboard untuk menampilkan kotak dialog Fill. Saat kotak dialog Fill tampil, pilih Black pada bagian Use. Dan klik OK.

Sehingga background fotonya sekarang menjadi warna hitam.

5. Sekarang beralih kepada layer “Dance”. Pilih Menu Layer > Layer Style > Outer Glow.
Pada kotak dialog Layer Style bagian Outer Glow, sesuaikan nilai opacity dan sizenya seperti ilustrasi berikut.

Coba kamu lihat hasilnya! Hmm tapi ini belum selesai, masih banyak lagi yang mesti kita lakukan Lagi.

Tekan tombol “D” kemudian tekan juga tombol “X” pada keyboard untuk memberikan warna putih pada Foreground Color.
6. Kemudian pilih Ellips Tool (U) dan buatlah sebuah lingkaran. Posisikan layer “Shape 1” diantara layer “Dance” dan layer “Black Background”. Dan kurangi nilai Opacitynya menjadi 50%.

Duplikat layer “Shape 1” sebanyak 3 kali dengan cara menekan perpaduan tombol Ctrl+J pada keyboard. Dan atur letak ke-4 objek lingkaran tersebut seperti berikut.

7. Buatlah layer baru dengan mengklik icon Create a new layer dan posisikan layer tersebut tepat di bawah layer “Dance”. Beri nama layer tersebut “Grunge”.

8. Pilih Brush Tool (B) pada toolbox dan di sini saya akan menggunakan jenis brush “Flow and Grunge”. Silahkan download dulu brushnya disini.

9. Dan sapukan brushnya di layer “Grunge” yang kita telah buat sebelumnya.

10. Buat lagi layer baru dengan mengklik icon Create a new layer dan posisikan layer tersebut di atas layer “Dance”. Beri nama layer tersebut “Line”.

11. Pilih Brush Tool (B) pada toolbox. Gunakan jenis Brush yang berbentuk bulat. Dan berikan nilai 6px untuk Size dan 100% untuk Hardnessnya.

12. Pilih Pen Tool (P) pada toolbox. Dan buatlah garis path seperti ini.

13. Klik kanan pada Canvas Image dan pilih Stroke Path.

Pada kotak dialog Stroke Path, pilih Brush pada bagian Tool. Dan klik OK.

14. Lalu tekan enter untuk menghilangkan garis pathnya. Dan lihat hasilnya.

15. Pastikan layer “Line” masih dalam keadaan aktif.
Sekarang pilih Menu Layer > Layer Style > Outer Glow.
Pada kotak dialog Layer Style bagian Outer Glow, sesuaikan nilai opacity dan sizenya seperti ilustrasi berikut.

Coba hasilnya, garis yang kamu buat tadi menjadi seolah-olah tampak bercahaya. Keren yah? Eits, tapi ini belum selesai. Mari kita lanjutkan.

16. Pilih Eraser Tool (E) dan hapuslah sebagian garis yang ditunjukan oleh anak panah pada gambar berikut agar garis tersebut tampak melingkari tubuh si Dancer.

Untuk yang terakhir, buat lagi layer baru dengan mengklik icon Create a new layer dan posisikan layer tersebut di atas layer “Line”.
Beri nama layer tersebut “Light”.

17. Pilih Brus Tool (B) yang bersisi lembut atau Brush yang nilai Hardnessnya sebesar 0%. Buat semacam bola cahaya dengan warna biru dan orange.

18. Pilih Menu Filter > Blur > Gaussian Blur

Dan berikan nilai Radius sebesar 25px. Jangan lupa klik OK.

Tadaa! Hasil akhirnya adalah seperti ini. Oh ya, kamu juga dapat menambahkan objek-objek lainnya agar lebih menarik.
Be creative designers and good luck!

Dance Ray dengan Grunge Effect
Semoga aja apa yang saya tulis disini bisa menjadi satu inspirasi dan bahan pembelajaran bagi temen-temen yang sedang belajar Photoshop.
1. Tahap pertama adalah pemilihan sebuah foto yang akan kamu gunakan. Gunakan saja foto kamu sendiri atau boleh juga dengan menggunakan foto “Dance” di bawah ini. Kalau gitu, save dulu deh fotonya...
2. Kemudian buka foto yang tadi kamu save kedalam Photoshop melalui perintah Menu File > Open. Setelah fotonya berada dalam Photoshop, klik-ganda layer background untuk mengubah layer background menjadi layer biasa. Kamu juga dapat mengganti nama layernya misalnya saja layer “Dance”
3. Sekarang kamu hapus background dari foto tersebut. Kamu dapat melakukannya dengan memilih Eraser Tool (E) pada toolbox dan menyapukannya ke area background foto.
4. Buatlah layer baru dengan mengklik icon Create a new layer dan posisikan layer baru tersebut di bawah layer “Dance”. Beri nama layer tersebut “Black Background”.
perpaduan tombol Shift+F5 pada keyboard untuk menampilkan kotak dialog Fill. Saat kotak dialog Fill tampil, pilih Black pada bagian Use. Dan klik OK.
Sehingga background fotonya sekarang menjadi warna hitam.
5. Sekarang beralih kepada layer “Dance”. Pilih Menu Layer > Layer Style > Outer Glow.
Pada kotak dialog Layer Style bagian Outer Glow, sesuaikan nilai opacity dan sizenya seperti ilustrasi berikut.
Coba kamu lihat hasilnya! Hmm tapi ini belum selesai, masih banyak lagi yang mesti kita lakukan Lagi.
Tekan tombol “D” kemudian tekan juga tombol “X” pada keyboard untuk memberikan warna putih pada Foreground Color.
6. Kemudian pilih Ellips Tool (U) dan buatlah sebuah lingkaran. Posisikan layer “Shape 1” diantara layer “Dance” dan layer “Black Background”. Dan kurangi nilai Opacitynya menjadi 50%.
Duplikat layer “Shape 1” sebanyak 3 kali dengan cara menekan perpaduan tombol Ctrl+J pada keyboard. Dan atur letak ke-4 objek lingkaran tersebut seperti berikut.
7. Buatlah layer baru dengan mengklik icon Create a new layer dan posisikan layer tersebut tepat di bawah layer “Dance”. Beri nama layer tersebut “Grunge”.
8. Pilih Brush Tool (B) pada toolbox dan di sini saya akan menggunakan jenis brush “Flow and Grunge”. Silahkan download dulu brushnya disini.
9. Dan sapukan brushnya di layer “Grunge” yang kita telah buat sebelumnya.
10. Buat lagi layer baru dengan mengklik icon Create a new layer dan posisikan layer tersebut di atas layer “Dance”. Beri nama layer tersebut “Line”.
11. Pilih Brush Tool (B) pada toolbox. Gunakan jenis Brush yang berbentuk bulat. Dan berikan nilai 6px untuk Size dan 100% untuk Hardnessnya.
12. Pilih Pen Tool (P) pada toolbox. Dan buatlah garis path seperti ini.
13. Klik kanan pada Canvas Image dan pilih Stroke Path.
Pada kotak dialog Stroke Path, pilih Brush pada bagian Tool. Dan klik OK.
14. Lalu tekan enter untuk menghilangkan garis pathnya. Dan lihat hasilnya.
15. Pastikan layer “Line” masih dalam keadaan aktif.
Sekarang pilih Menu Layer > Layer Style > Outer Glow.
Pada kotak dialog Layer Style bagian Outer Glow, sesuaikan nilai opacity dan sizenya seperti ilustrasi berikut.
Coba hasilnya, garis yang kamu buat tadi menjadi seolah-olah tampak bercahaya. Keren yah? Eits, tapi ini belum selesai. Mari kita lanjutkan.
16. Pilih Eraser Tool (E) dan hapuslah sebagian garis yang ditunjukan oleh anak panah pada gambar berikut agar garis tersebut tampak melingkari tubuh si Dancer.
Untuk yang terakhir, buat lagi layer baru dengan mengklik icon Create a new layer dan posisikan layer tersebut di atas layer “Line”.
Beri nama layer tersebut “Light”.
17. Pilih Brus Tool (B) yang bersisi lembut atau Brush yang nilai Hardnessnya sebesar 0%. Buat semacam bola cahaya dengan warna biru dan orange.
18. Pilih Menu Filter > Blur > Gaussian Blur
Dan berikan nilai Radius sebesar 25px. Jangan lupa klik OK.
Tadaa! Hasil akhirnya adalah seperti ini. Oh ya, kamu juga dapat menambahkan objek-objek lainnya agar lebih menarik.
Be creative designers and good luck!
Dance Ray dengan Grunge Effect
Semoga aja apa yang saya tulis disini bisa menjadi satu inspirasi dan bahan pembelajaran bagi temen-temen yang sedang belajar Photoshop.
Efek Foto Arsiran Pensil
1. Buka Program Photoshop anda, dan masukkan gambar (CRTL + O kemudian pilih file gambar) yang akan diedit dengan photoshop
Disini saya menggunakan foto artis favorit saya yang main di film Harry Potter siapa lagi klo bukan Emma Watson :) , bisa anda dapatkan wallpapersnya di google service atau save as gambar di bawah ini untuk latihan

Emma Watson
(cara save as image: klik kanan gambar, pilih save picture)
2. Duplikat layer sehingga kita mempunyai 2 layer (background dan layer 1)
untuk menduplikat layer tekan CTRL + J , setelah itu tekan CTRL + SHIFT + U untuk membuat warnanya Desaturate (hitam - putih)
jika benar maka anda akan mendapatkan hasil seperti ini:

3. Duplicat layer 1 dengan menekan CTRL + J dan kita akan mendapatkan layer baru bernama "layer 1 copy"
Setelah itu tekan CTRL + I untuk meng-Inverse gambar , hasilnya:

4. Ubah mode pada Layer 1 copy ke mode : Color Dodge , dan gambar akan menjadi putih tapi janganlah khawatir karena itu langkah yang benar
setelah itu klik Filter > Blur > Gaussian Blur
disini saya menggunakan Radius 1.0 , anda bisa berkreasi dengan mencoba setting lainnya

5. Duplicat gambar original (background layer) dengan menekan CTRL + J lalu drag and drop Background copy ke bagian layer paling atas

Masih di Layer "Background copy" Kemudian tekan CTRL + SHIFT + U untuk membuat warnanya Desaturate (hitam - putih)
berikan effect noise dengan Filter > Noise > Add Noise

6. Tambahkan efek Filter > Brush Strokes > Angled Strokes

nah langkah terakhir adalah mengubah modenya menjadi Multiply , dan set opacity sesuai selera, disini saya set:

hasilnya kurang lebih seperti ini:

efek foto arsiran pensil (pencil color)
File Latihan dan Hasil Akhir bisa didownload disini sebagai bahan pembelajaran | Download Source
Gambar lain hasil editan dengan efek ini arsiran pensil ini :
kenapa hasilnya agak beda? karena tergantung juga pencahayaan gambar yang akan diedit, jadi jika telah menguasai tutorial ini maka anda bisa mencoba modifikasi setting/pengaturan yang diberikan sehingga menghasilkan gambar yang menurut anda cukup menarik
Disini saya menggunakan foto artis favorit saya yang main di film Harry Potter siapa lagi klo bukan Emma Watson :) , bisa anda dapatkan wallpapersnya di google service atau save as gambar di bawah ini untuk latihan
Emma Watson
(cara save as image: klik kanan gambar, pilih save picture)
2. Duplikat layer sehingga kita mempunyai 2 layer (background dan layer 1)
untuk menduplikat layer tekan CTRL + J , setelah itu tekan CTRL + SHIFT + U untuk membuat warnanya Desaturate (hitam - putih)
jika benar maka anda akan mendapatkan hasil seperti ini:
3. Duplicat layer 1 dengan menekan CTRL + J dan kita akan mendapatkan layer baru bernama "layer 1 copy"
Setelah itu tekan CTRL + I untuk meng-Inverse gambar , hasilnya:
4. Ubah mode pada Layer 1 copy ke mode : Color Dodge , dan gambar akan menjadi putih tapi janganlah khawatir karena itu langkah yang benar
setelah itu klik Filter > Blur > Gaussian Blur
disini saya menggunakan Radius 1.0 , anda bisa berkreasi dengan mencoba setting lainnya
5. Duplicat gambar original (background layer) dengan menekan CTRL + J lalu drag and drop Background copy ke bagian layer paling atas
Masih di Layer "Background copy" Kemudian tekan CTRL + SHIFT + U untuk membuat warnanya Desaturate (hitam - putih)
berikan effect noise dengan Filter > Noise > Add Noise
6. Tambahkan efek Filter > Brush Strokes > Angled Strokes
nah langkah terakhir adalah mengubah modenya menjadi Multiply , dan set opacity sesuai selera, disini saya set:
hasilnya kurang lebih seperti ini:
efek foto arsiran pensil (pencil color)
File Latihan dan Hasil Akhir bisa didownload disini sebagai bahan pembelajaran | Download Source
Gambar lain hasil editan dengan efek ini arsiran pensil ini :
kenapa hasilnya agak beda? karena tergantung juga pencahayaan gambar yang akan diedit, jadi jika telah menguasai tutorial ini maka anda bisa mencoba modifikasi setting/pengaturan yang diberikan sehingga menghasilkan gambar yang menurut anda cukup menarik
Langganan:
Postingan (Atom)

